Haruskah Mengganti Nama Islami ?

1. Fatwa Al-Lajnah Ad-Da’imah Lil Buhuts Al-Ilmiyyah Wal Ifta’ ketika ada sebuah pertanyaan yang diajukan kepadanya:

Apa hukum mengganti nama sepulang dari haji sebagaimana yang dilakukan oleh kebanyakan jama’ah haji Indonesia? Mereka mengganti nama-nama mereka ketika di Makkah Al-Mukarramah atau di Madinah Al-Munawwarah, apakah amalan seperti ini sunnah atau bukan?

Jawab:

Dahulu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengganti nama-nama yang buruk dengan nama-nama yang baik. Jika penggantian nama yang dilakukan oleh jama’ah haji Indonesia itu karena faktor tersebut (mencontoh seperti yang dilakukan Nabishallallahu ‘alaihi wasallam), bukan karena selesainya mereka dari ibadah haji ataupun ziarah ke masjid Nabawi untuk shalat di dalamnya, maka ini boleh.

Adapun jika mereka mengganti nama-nama mereka itu disebabkan karena mereka sedang di Makkah atau Madinah, atau karena selesai dari pelaksanaan ibadah haji misalnya, maka ini termasuk bid’ah, bukan sunnah.

Wabillahit taufiq.

وصلى الله على نبينا محمد، وآله وصحبه وسلم

Sumber: http://www.sahab.net/forums/showthread.php?p=800007

2. Syaikh Abdul Aziz Bin Baz rahimahullah pernah ditanya : Ketika seseorang masuk Islam, haruskah dia merubah namanya –sebagai contoh, dari  George atau Joseph?

Jawab beliau :

Dia tidak perlu merubah namanya kecuali apabila namanya mengandung makna peribadahan kepada selain Allah. Akan tetapi disyariatkan untuk membaguskan nama. Jadi baik baginya untuk merubah namanya yang ‘ajm (asing) menjadi nama yang Islami, namun ini bukanlah suatu yang wajib.

Akan tetapi jika namanya Abdul Masih (Hamba Kristus), atau sesuatu yang semisalnya, maka wajib baginya untuk mengganti nama tersebut dengan kesepakatan para ulama. Namun apabila nama-nama tersebut tidak mengandung makna peribadahan kepada selain Allah seperti George atau Paul dll, maka tidak wajib untuk merubahnya karena nama-nama tersebut juga dipakai oleh selain orang-orang Nashara.

Wabillahi taufiq.

(Diterjemahkan dari fatwa Syaikh Abdul Aziz bin Baz, Fatawa Islamiyah, jilid 8 halaman 212)
Sumber : http://fadhlihsan.wordpress.com/2011/03/03/hukum-mengganti-nama-bagi-orang-yang-masuk-islam/


Iklan