Apa Hukum Membaca Shadaqallahul ‘azhim dan Mencium Al-Qur’an ?

Oleh : Al Lajnah Ad Daimah Lil Buhuts Al Ilmiyyah wal ifta’

1. Soal : Apa hukum membaca Shadaqallahul ‘azhim setelah membaca Al-Qur’an ?

Jawab : Bacaan Shadaqallahul ‘Azhim setelah selesai dari membaca Al Qur’an adalah bid’ah. Kerena hal tersebut tidak dikerjakan Nabi Shalallahu’alaihi Wassallam dan para Khulafa’ur rasyidin dan tidak pula para shahabat Radhiyallahu ‘anhum dan para imam salaf Rahimahumullah padahal mereka adalah orang-orang yang banyak membaca Al qur’an, memuliakannya dan mengetahui kedudukannya.

Rasulullah Shalallahu’alaihi Wassallam bersabda :

“Barang siapa yang mengada-ada perkara baru pada urusan kami (agama) ini yang tidak ada asalnya darinya maka ia tertolak.” (H.R. Al-Bukhari Muslim)

Dan sabda Beliau Shallallahu ‘alayhi wasallam :

“Barangsiapa mengamalkan satu amalan yang tidak berdasarkan perintah dari kami maka amalan itu tertolak.”(H.R Muslim)

(Fatwa No. 3303)

2. Soal : Apa hukumnya mencium Al Qur’an ?

Jawab : kita tidak mengetahui adanya dalil yang menunjukkan disyariatkannya mencium Al Qur’anul Karim. Al Qur’an diturunkan untuk dibaca, difahami, dimuliakan dan diamalkan.

Wabillahit Taufiq, Semoga ALLAH senantiasa melimpahkan kesejahteraan dan keselamatan kepada Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘alayhi wasallam, keluarga dan para shahabatnya.

(Soal Ke-3 Fatwa no. 7852)

Al- Lajnah Ad Daimah Lil Buhuts Al Ilmiyyah Wal Ifta’

Ketua : Abdul Aziz bin ‘Abdillah Bin Bazz

Wakil : Abdurrazzaq Afifi

—————————–
Semakna dengan soal ini pada :

– Soal ke-4 dari fatwa no.9228

– soal ke-12 dari fatwa no.4172

(Diterjemahkan oleh : Ustd. Abu Abdillah M. Rifa’i. dari Kitab Fatawa Lajnah Ad Daaimah lilbuhuts al ilmiyyah wal iftaa’, Jilid 4, Bag. Tafsir)

(Sumber : http://www.darus salaf.or.id