Oleh : Asy-Syaikh Muhammad bin Ibrahim Alu Syaikh
Pertanyaan :
Apa hukumnya menikahkan anak perempuan dari kaum muslimin dengan pria non muslim ? Baca entri selengkapnya »
Ditulis oleh Pengelola di/pada 28 Februari, 2008
Oleh : Asy-Syaikh Muhammad bin Ibrahim Alu Syaikh
Pertanyaan :
Apa hukumnya menikahkan anak perempuan dari kaum muslimin dengan pria non muslim ? Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Fatwa Ulama, Muslimah, Pernikahan | Leave a Comment »
Ditulis oleh Pengelola di/pada 28 Februari, 2008
Penulis: Al-Ustadz Abu Usamah Abdurrahman bin Rawiyah An-Nawawi
Cinta bisa jadi merupakan kata yang paling banyak dibicarakan manusia. Setiap orang memiliki rasa cinta yang bisa diaplikasikan pada banyak hal. Wanita, harta, anak, kendaraan, rumah dan berbagai kenikmatan dunia lainnya merupakan sasaran utama cinta dari kebanyakan manusia. Cinta yang paling tinggi dan mulia adalah cinta seorang hamba kepada Rabb-nya. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Aqidah dan Manhaj, Nasehat | Leave a Comment »
Ditulis oleh Pengelola di/pada 27 Februari, 2008
Oleh : As-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin Rahimahullahu Ta’ala
Pertanyaan :
Sering kita melihat pada dinding tulisan lafazh Jalalah ‘ALLAH’ dan di sampingnya lafazh ‘ Muhammad’ atau terdapat pada buku dan sebagian mushaf. Apakah tempat untuk lafazh ini benar ? Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Fatwa Ulama | Leave a Comment »
Ditulis oleh Pengelola di/pada 27 Februari, 2008
Oleh : Al- Ustadz Abu ‘Abdillah Mustamin Musaruddin
Pada bulan-bulan tertentu seperti pada bulan Rajab, Sya’ban dan Syawal sering terlihat orang-orang ramai melakukan ziarah kubur, baik laki-laki maupun perempuan, tua maupun muda dan sebagian mereka membawa air dan kembang untuk ditaburkan ke kuburan yang diziarahi. Fenomena ini mengundang pertanyaan dibenak kita di dalam beberapa hal yaitu sebagai berikut :
Ditulis dalam Aqidah dan Manhaj, Fiqh Ibadah | Leave a Comment »
Ditulis oleh Pengelola di/pada 26 Februari, 2008
Oleh : Ust. Abu Muhammad Dzulqarnain
Mahram adalah orang yang haram untuk dinikahi karena hubungan nasab atau hubungan susuan atau karena ada ikatan perkawinan. Lihat Ahkam An-Nazhar Ila Al-Muharramat hal.32.
Adapun ketentuan siapa yang mahram dan yang bukan mahram telah dijelaskan dalam Al-Qur’an Surah An-Nisa ayat 23 : Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Fiqh Ibadah, Muslimah | Leave a Comment »
Ditulis oleh Pengelola di/pada 26 Februari, 2008
Oleh Al Ustadz Abu Khaulah Zainal A.
Sungguh, saat itu akan datang sebagaimana telah sering aku saksikan ia mendatangi orang lain, teman-temanku, tetanggaku, bahkan orang tua atau kerabatku. Sungguh, saat itu tak mungkin kuduga sebagaimana juga mereka tak pernah menduga didatangi olehnya. Sungguh dia akan menjemput aku pergi ke tempat yang tak mampu aku bayangkan, tempat yang tak pernah kembali lagi mereka yang pergi ke sana, tempat yang di sana aku akan dihadapkan dengan pertanyaan.
Sungguh, semua itu benar adanya. Tak ada alasan bagi ku untuk tidak percaya hal itu bakal terjadi, sebagaimana tak ada alasan bagi ku untuk mengingkari adanya Al Khaliq. Juga sebagaimana tak ada alasan bagi ku untuk memungkiri adanya getaran kegelisahan dalam bathinku tatkala aku melakukan perbuatan yang fitrahku mengenalnya sebagai dosa. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Aqidah dan Manhaj, Nasehat | Leave a Comment »
Ditulis oleh Pengelola di/pada 26 Februari, 2008
1. Pertanyaan:
Apakah gaji bulanan ada (kewajiban) zakatnya?
Syaikh Yahya An-Najmi menjawab :
Tidak Ada zakat padanya kecuali bila anda menerima gaji, dan tetap tersimpan bersamamu satu haul (tahun). Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Fiqh Ibadah | Leave a Comment »
Ditulis oleh Pengelola di/pada 26 Februari, 2008
Oleh Ustadz Abu Rosyid Ash-Shinkuan
Senang, bahagia, suka cita, sedih, kecewa dan duka adalah sesuatu yang biasa dialami manusia. Ketika mendapatkan sesuatu yang menggembirakan dari kesenangan-kesenangan duniawi maka dia akan senang dan gembira. Sebaliknya ketika tidak mendapatkan apa yang diinginkan maka dia merasa sedih dan kecewa bahkan kadang-kadang sampai putus asa.
Akan tetapi sebenarnya bagi seorang mukmin, semua perkaranya adalah baik. Hal ini diterangkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:
“Sungguh menakjubkan perkaranya orang mukmin. Sesungguhnya semua perkaranya adalah baik dan tidaklah hal ini dimiliki oleh seorangpun kecuali oleh orang mukmin. Jika dia diberi kenikmatan/kesenangan, dia bersyukur maka jadilah ini sebagai kebaikan baginya. Sebaliknya jika dia ditimpa musibah (sesuatu yang tidak menyenangkan), dia bersabar, maka ini juga menjadi kebaikan baginya.” (HR. Muslim) Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Nasehat | Leave a Comment »
Ditulis oleh Pengelola di/pada 25 Februari, 2008
Penulis : Al Ustadz Abu Usamah Abdurrahman bin Rawiyah An-Nawawi
Masyarakat kita sesungguhnya sangat paradoksal. Di satu sisi, mereka sangat mengagungkan teknologi (baca: akal) namun di sisi lain, mereka juga masih menggantungkan hidup mereka pada benda-benda yang diyakini memiliki kekuatan tertentu, lepas darimana ‘kekuatan’ itu bersumber. Tentu saja ini menjadi lucu karena manusia mesti tunduk dan menghamba kepada benda-benda mati yang tidak bisa melindungi dirinya sendiri. Mereka justru melupakan Allah Subhanahu wa Ta’ala, Pencipta segala yang mereka sembah itu. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Aqidah dan Manhaj | Leave a Comment »
Ditulis oleh Pengelola di/pada 25 Februari, 2008
Penulis: Al Ustadz Abu Usamah bin Rawiyah An Nawawi
Siapa yang dinamakan Ulama?
Terdapat beberapa ungkapan ulama dalam mendefinisikan ulama. Ibnu Juraij rahimahullah menukilkan (pendapat) dari ‘Atha, beliau berkata: “Barangsiapa yang mengenal Allah, maka dia adalah orang alim.” (Jami’ Bayan Ilmu wa Fadhlih, hal. 2/49)
Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah dalam kitab beliau Kitabul ‘Ilmi mengatakan: “Ulama adalah orang yang ilmunya menyampaikan mereka kepada sifat takut kepada Allah.” (Kitabul ‘Ilmi hal. 147)
Badruddin Al-Kinani rahimahullah mengatakan: “Mereka (para ulama) adalah orang-orang yang menjelaskan segala apa yang dihalalkan dan diharamkan, dan mengajak kepada kebaikan serta menafikan segala bentuk kemudharatan.” (Tadzkiratus Sami’ hal. 31) Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Aqidah dan Manhaj | 2 Komentar »